Kamis, 16 Mei 2013

Rasional Emotif


Teori Rasional Emotif

Rational Emotive Therapy atau Teori Rasional Emotif mulai dikembangkan di Amerika pada tahun 1960-an oleh Allbert Elis, seorang Doktor dan ahli dalam Psikologi Terapeutik yang juga seorang eksistensialis dan juga seorang Neo Freudian. Teori ini dikembangkan ketika ia dalam praktek terapi mendapatkan bahwa sistem Psikoanalisis ini mempunyai kelemahan-kelemahan secara teoritis (Ellis, 1974)
Terapi Rasional Emotif adalah aliran Psikoterapi yang berlandaskan asumsi bahwa manusia dilahirkan pada potensi, baik berfikir rasional dan jujur maupun untuk berfikir irasional dan jahat. Terapi Rasional Emotif menegaskan bahwa manusia memiliki sumber-sumber yang tak terhingga bagi aktualisasi potensi-potensi dirinya dan bisa mengubah ketentuan-ketentuan pribadi dan masyarakat
Tujuan dari Rational Emotif Theory adalah :
1.      Memperbaiki dan mengubah segala perilaku yang irasional dan tidak logis menjadi rasional dan logis agar klien dapat mengembanngkan dirinya.
2.      Menghilangkan gangguan Emosional yang merusak.
3.      Untuk membangun Self-Interest, Self-Direction, Tolerence, Acceptance of Uncertainty, Fleksibel, Commitment, Scientific Thinking, Risk Taking, Self Acceptance Klien.

1 komentar: