Kamis, 16 Mei 2013

Tahapan Dalam Bimbingan Karir



Tahap 1 : Memperoleh Pemahaman Diri
      Untuk memperoleh pengetahuan tentang pemahaman diri bisa dideskripsikan dengan menggunakan tes psikologis. Minimal ada lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir dengan menggunakan teori trait and factor, yaitu tes bakat (aptitudes), prestasi (Achievements), minat (interests), nilai-nilai (values) dan kepribadian (personality). Berikut ini penjelasan dari kelima jenis tes tersebut.
a.   Bakat (Aptitudes). Tes bakat (aptitudes) digunakan untuk memprediksi level kemungkinan yang akan terjadi dan kemampuan individu untuk melaksanakan tugas. Bakat individu dapat diketahui melalui tes. Instrumen tes yang biasa digunakan dalam pengukuran bakat ini antara lain: Baterai Primary Mental Abilities (PMA) dan Thurstone, Differential Apti(ude Tests (DAT) terbitaii Psychological Corporation, Guilford-Ziniwemiait Aptitude Survey, Califomia Test of Mental Matirity, General Aptitude Test Battery (GATB), Minnesota Occupational Rating Scale, Minnesoh Clerical Test, daiz Minnesota Rate of Manipulation Test, the School and College Ability Tests (SCAT), the College Board Scholastic Aptitude Tests (SAT),the ACT Assessment Program Academic Tests (ACT), dan Armed Services Vocational Aptitude Battery (ASVAB). Di Indonesia untuk mengukur bakat individu digunakan tes yang bemama Intelligence Structure Tests (1ST) yang terdiri dari sembilan aspek bakat.
b.  Prestasi (Achievements). Prestasi dapat dibagi ke dalam tiga tipe, yaitu : pertam, prestasi akademik, biasanya diukur dengan angka, bukan dengan skor tes khusus. Kedua, prestasi dalam kerja, seperti kesempumaan tugas-tugas.
c.   Minat (Interests). Minat (Interest) diartikan sebagai kehendak, keinginan atau kesukaan (Kamisa, 1997 : 370). Minat adalah sesuatu yang bersifat pribadi dan berhubungan erat dengan sikap. Minat dan sikap merupakan dasar bagi prasangka, dan minat juga penting dalam mengambil keputusan. Minat dapat menyebabkan seseorang giat melakukan sesuatu menuju ke sesuatu yang telah menarik perhatiannya.
d.   Nilai-nilai (Values). Nilai-nilai (values) melambangkan sesuatu yang penting dan sulit untuk memperkirakan kemungkinannya. Nilai-nilai yang sangat penting dalam konseling karir yaitu nilai-nilai umum dan nilai-nilai dunia kerja. Adapun maksud dari pengetahuan mengenai nilai-nilai ini adalah agar individu mampu memutuskan arah karir yang jelas. Instrumen inventori nilai-nilai yang biasa digunakan adalah: (a) Study of Values (SV) yang mengukur aspek : theoretical, economic, aesthetic, social, political, and religious; dan (b) Values Scale (VS) yang mengukur aspek ability initialization, achievements, adumicenrent, aesthetics, altruism, authority, air tonicity, creativity, economic rewards, life style, personal development, physical activity, prestige, risk, social interaction, social relations, variety, working conditions, cultural identity, physical prowess, and economic security (Sharf, 1992: 22).
e.   Kepribadian (Personality). Pengukuran terhadap kepribadian telah menjadi area penting dan berguna untuk mengkonseptualisasikan individu dalam pilihan karir. Minimal terdapat tiga jenis instrumen untuk mengukur kepribadian individu, yaitu Califomia Psychological Inventory (CPI), The Six teen Factor Questionaire (16 PF) dan The Edwards Personal Preference Schedule (EPPS). Melalui hasil tes kepribadian ini,konselong bisa membantu individu dalam menentukan pilihan karimya dengan mencocokkan antara kepribadian dengan keadaan lapangan pekerjaan.  

Tahap 2: Memperoleh Pengetahuan tentang Dunia Kerja
      Informasi pekerjaan ialah unsur penunjang kedua dari teori trait and factor. Peran konselor adalah membantu konseli untuk mengumpulkan informasi pekerjaan. Untuk mengumpulkan informasi tidak perlu tergantung kepada pengetahuan karir seorang konselor, tetapi menggunakan banyak sumber untuk menambah pengetahuan ini. Terdapat tiga aspek penting yang berkaitan dengan informasi pekerjaan, yaitu: (1) menggambarkan pekerjaan, kondisi pekerjaan atau masalah gaji; (2) pengelompokkan pekerjaan; dan (3) membantu mengetahui karakteristik dan kebutuhan untuk masing-masing pekerjaan. Informasi pekerjaan dapat dieksplorasi dari berbagai sumber yang berbeda, contohnya melalui brosur yang dibuat oleh asosiasi pekerjaan profesional, pamflet yang bisa didapatkan melalui penerbit khusus yang menangani tentang informasi pekerjaan. Tipe informasi yang paling penting untuk konselor adalah mengetahui uraian tentang berbagai jenis pekerjaan.

Tahap 3: Mengintegrasikan Informasi Tentang Diri dan Dunia Kerja
      Langkah ketiga adalah mengintegrasikan informasi tentang diri dan dunia kerja. Informasi pekerjaan diindikasikan dengan bahan-bahan, penerimaan, ketertarikan atau minat, nilai, dan karakter pribadi yang dihutuhkan setiap pekerjaan.


3 komentar:

  1. Casinos Near Trump International Casino - MapYRO
    Find Casinos Near Trump International Casino 화성 출장샵 in Maricopa AZ, with 세종특별자치 출장샵 map directions, reviews and 성남 출장안마 information for Casinos 구리 출장안마 Near Trump 군포 출장마사지 International

    BalasHapus